Aurorastevani’s Blog

Review pemikiran Helen Milner tentang definisi Ekonomi Politik Global

Posted on: March 19, 2011

Kita tahu bahwa definisi umum Ekonomi Politik Internasional adalah merupakan disiplin ilmu yang berkonsentrasi pada ilmu social dan didalamnya terdapat analisis tentang hubungan internasional sekaligus ekonomi politik. Pengetahuan tentang Ekonomi Politik Internasional ini mencakup kekuatan-kekuatan dan actor-aktor politik seperti Negara, institusi-institusi sampai manusia sebagai individual actor. Dan tidak dipungkiri perdagangan internasional juga merupakan salah satu perhatian dan isu terdepan, contohnya seperti pasar global dan keuangan internasional. Studi ekonomi Politik Internasional ini banyak dipengaruhi oleh beberapa pendekatan tradisional. Tentunya isu perdangan internasional dan pasar bebas tak luput dari perhatian studi Ekonomi Politik Internasional, dan juga dunia teknologi yang semakin pesat membuat jalan tersendiri dalam dunia ekonomi politik Internasional. Dalam perkembangannya, dulu dikenal ada kelas proletariat dan Kapitalis dimana dulu perdagangan budak atau pekerja menentukan perekonomian namun seiring dengan perkembangan teknologi maka banyak Negara yang mendalami sector industry. Namun tak semua Negara berpindah haluan pada sector industry bukan?

Imperialisme menjadi ajang bagi Negara-negara maju yang mampu mengembangkan sector industry dan teknologi menancapkan genggamannya pada Negara-negara berkembang. Sampai kemudian pasar bebas pun tak terelakan. Seorang penstudi ilmu Ekonomi Politik Internasional, Helen Milner yang juga aktivis dlam dunia polik dan ekonomi global. Cara pandang beliau yang cenderung Liberal, membuat bagaimana tokoh politik kelahiran 1958 ini sangat mendukung imperialism dan juga pasr bebas. Dimana tak luput dari pengaruh demokratisasi yang juga mendominasi aktivitas perekonomian dunia saat ini. Seperti yang tercantum dalam buku Helen yang berjudul Democratization and Economic Globalization bahwa financial openness sangatlah identik dengan demokrasi. Dan ditegaskan pula bahwa demokrasi dapat menunjang sebuah arus ekonomi global, namun arus ekonomi global itu sendiri sebenarnya tidak mencerminkan demokrasi. Ada pula disebutkan bahwa setelah dilakukan tes, secara empiris yang ekstensif, demokrasi ternyata dapat mempengaruhi financial openness. Ini dapat kita lihat dinegara-negara demokrasi yang sudah maju mengaitkan system ekonomi liberalism dimana hak kepemilikan pribadi lebih dijunjung tinggi dan dengan system politik yang terbuka atau demokratis ini maka akan menjadi sebuah lahan empuk bagi masuknya pasar bebas. Maka dari itu peran system demokrasi sering kali tak lepas dari sestem ekonomi liberalis yang berpengaruh pada perdagangan pastinya. Dan contoh nyata yang bisa kita ambil adalah Negara Korea yang dengan sukses menerapkan system politik demokrasi sekaligus mengadopsi system ekonomi Liberal ala Amerika. Maka dapat terlihat dengan cepat bagaimana investasi dan ruang pasar bebas begitu terlihat sekarang dan berhasil menyelamatkan nasib mereka dari keterpurukan. Dan dapat pula dilihat bagaimana bagi Helen yang lebih condong ke Liberalis, melihat bahwa adanya korelasi antara kepentingan ekonomi dan politik yang akhirnya memunculkan pasr bebas.

Bahkan para penstudi HI juga setuju bahwa kesejahteraan manusia dapat diwujudkan melalui perluasan kapitalisme global yang bebas di luar batas negara berdaulat, dan oleh penurunan signifikan batas-batas tersebut.[1] Dan kaum Liberal juga percaya bahwa pasar bebas yang diikuti dengan kepemilikan swasta seta kebebasan hak individu dapat meningkatkan kesejahteraan bagi suatu negara. Maka seperti yang dijelaskan oleh Helen, dimana demokrasi yang seolah sedang disebarluaskan oleh Amerika yang notabene sebagai negara adikuasa mampu melebarkan sayap imperialisme yang dipercaya mampu mnumbuhkan pertumbuhan ekonomi global. Dan tentunya itu pun tak lepas dari kepentingan politik yang ikut campur dalam proses tersebut. Pastinya ini berkaitan dengan apa yang Helen tegaskan dalam bukunya bahwa demokrasi mampu menunjang pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Maka dapat disimpulkan bahwa Helen Milner yang lebih condong pada pandangan Liberal, lebih sering mengupas bagaimana demokrasi dapat berpengaruh pada arus ekonomi suatu negara dan juga globalisasi yang ditimbulkan. Dan ada banyak lagi perspektif dan pendekatan yang bisa menjadi acuan dalam mempelajari studi Ekonomi Politik Internasional ini selain liberalisme tentunya.


[1] Robert Jackson and Georg Sorensen, Introduction to International Relationship (New York: Oxford University Press Inc., 1999)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: